Album Baru Float Mulai Dikerjakan

Posted by Float Category: news

Tahun 2008 adalah tahun terakhir dimana Float merilis karyanya. Karya berupa single itu berjudul “Waltz Musim Pelangi” dan dirilis dalam album kompilasi yang berjudul “Songs Inspired by Laskar Pelangi” (Miles Music, 2008). Meng mengerjakan lagu itu sendirian tanpa keikutsertaan Windra “Bontel” Benyamin (gitar) & Raymond “Remon” Agus Saputra (bass). Setelah lagu itu rilis, Float pun tidak lagi mengeluarkan karya barunya.

Setelah vakum selama 2 tahun, akhirnya Meng menemukan tim barunya untuk kembali menghidupkan Float. Semua berawal pada saat Meng bertemu kembali dengan Timur Segara (drum, Clorophyl) awal Desember 2010 lalu. Timur menyarankan agar Float diaktifkan lagi. Sebagai gig perdana, bermain di Java Jazz 2011 dengan mengajak adik ipar Meng, Leo Christian (bas, Ecoutez!), yang juga teman sekolah Timur dulu. Untuk menyempurnakan formasi baru ini, David Q Lintang (gitar, Clorophyl) dan Iyas Pras (keyboard, Ecoutez!) pun bersedia bergabung.

Setelah sekain lama bermain bersama, dengan berbagai penyesuaian, chemistry yang menyatukan mereka mulai tampak. Lahirlah aransemen musik yang baru untuk “3 Hari Untuk Selamanya”, “Sementara”, “Surrender”, “Tiap Senja”, “Stupido Ritmo”, “Pulang”, dan sebuah lagu baru yang ditulis Meng, “Indah Hari Itu”.

Float batal main di Java Jazz 2011 karena batas waktu pendaftaran telah terlewat 2 bulan. Proyek “jangka pendek” itu pun akhirnya berubah haluan. Tidak hanya sekedar kembali ke panggung, dengan komitmen barunya tim Float yang baru ini akan mengeluarkan sebuah album baru.

Leave a Reply