Ini adalah album studio pertama untuk formasi Float yang terdiri dari David Qlintang (electric guitar), Timur Segara (drums), Hotma Roni Simamora (vocal/acoustic guitar), dan Binsar H Tobing (bass) yang terbentuk sejak akhir tahun 2016. Album ini berisi materi-materi lama yang direkam dengan aransemen terbaru versi formasi ini. Di antara 10 lagu dalam album ini ada lagu “Biasa” yang merupakan versi awal dari lagu “3 Hari Untuk Selamanya” sebelum liriknya diubah.
All written & produced by Hotma Roni Simamora.
Recorded at New Pepperland Studio, Bogor & Watergate Headquarter, Jakarta.
Mastering engineer: Simon Gibson at Abbey Road Studios, London.
Cover Artwork by Ricky Adrian.
Waltz Musim Pelangi
Dahanku tampak dari jauh
dan sepuluh rupa pemuja
menanti pelangi meski dunia
tak lagi terpana
Dan tiap-tiap pandang tertuju
pada gerimis yang dirindu
Akankah kali ini bersamanya lagi
pelukis langitku?
Berarak-arak awan tertiup
Bergegas cahayapun menyusup
Selapis warna mulai terwujud
Tak dapat namanya kusebut
Berbagi impian sederhana
menjadi pecinta semesta
Berharap yang terbaik meski dunia
tak lagi percaya
Bila nanti kita t’lah terpisah
hingga s’ribu tahun cahaya
Jangan pernah berubah meski hati
terlalu lelah walau ‘tuk s’kedar bermimpi
Hotma Roni Simamora: vocals, acoustic guitars, ukulele.
David Qlintang: electric guitars.
Binsar H Tobing: bass.
Timur Segara: drums.
Stupido Ritmo
You and I painting rainbows when no rain falls on our wall
Smelling raindrops on a hilltop as they fall
You and I laughing loudly with no reasons in our walk
Chasing sunsets, dancing minuet in the dark
Why don’t we just disappear
If that could keep us here?
You and I sharing snow fall and the beach sand in our thoughts
Writing love words with our whispers in our hearts
You and I stealing kisses from each other when we fight
Making wishes on the same star every night
Why don’t we just dream away
If that could make us stay?
Why can’t we just dream away?
We’re not real, anyway
ta ra ta ta ta ta ta ra ta ta
ra ta ta ra ta ta ta ra
Why don’t we just stay this high?
Pretend we’re all that fly
Why can’t we just stay this high?
We might rule our own sky
You and I singing solo our very own silly song
Playing lovers of all edens all life long
All life long
Hotma Roni Simamora: vocals, acoustic & electric guitars.
David Qlintang: electric guitars.
Binsar H Tobing: bass.
Timur Segara: drums.
Tiap Senja
Bilakah kau menepi di labuhku?
Bilakah kau menjauh?
Membentang kau jelas di sana, namun tak teraih
Kau tak datang pun tak pergi
Riak-riak berlabuh di pantaiku
Darahku kian menderu
Sadari tak jelas disana, apakah karenamu?
Kau tak nyata pun tak semu
Tidakkah cinta berkuasa?
Tak mestinya luka menghentikan langkah
Bila saatnya, hadapilah
Bilakah kau menepi di labuhku?
Bilakah kau menjauh?
Membentang kau jelas di sana, namun tak teraih
Kau tak datang pun tak pergi
Tidakkah bimbang menyiksamu
Masih banyak pulau yang dapat kau temu
Sejenak saja, hampiriku!
Riak-riak berlabuh di pantaiku
Darahku kian menderu
Berharap ‘kan jelas disana, hanyalah karenamu
Tiap senja di labuhku
Menepilah!
Tiap Senja
Hotma Roni Simamora: vocals & acoustic guitars.
David Qlintang: electric guitars.
Binsar H Tobing: bass.
Timur Segara: drums.
Biasa
Reka-reka cara ‘tuk mulai bicara
Sandiwara awali semua cerita
Tumbuh sejuta asa di hati
Berharap terpenuhi
Terbuai paras jelita
Suka memang hal yang biasa
Janji-janji terucap tanpa sadari
Kata hati tak semua didengarkan lagi
Waktu berlalu, suka pun jadi hasrat tuk memiliki
Cinta jelita masih di mata, belum turun ke hati
Semula indah terasa
Mereka seribu rencana
Jelita tiada miliki kembaran rasa
Cinta hanya di mata
Percuma
Tiba waktu jelita rasakan jemu
Kala itu pura-pura yang terlaku
Jemu yang kian terbendung lama telah mencapai batasnya
Terbuai paras menawan baru, suka jadi penyatu
Cinta lama berlalu
Semula indah terasa
Mereka seribu rencana
Jemu yang kian terbendung lama telah mencapai batasnya
Cinta jelita hanya di mata, takkan turun ke hati
Semula indah terasa
Mereka seribu rencana
Jelita tiada miliki kembaran rasa
Cinta hanya di mata
Percuma
Hotma Roni Simamora: vocals & acoustic guitars.
David Qlintang: electric guitars.
Binsar H Tobing: bass.
Timur Segara: drums.
I.H.I
Bersepeda kau kubonceng di depan
Kubilang jok b’lakangnya lenyap semalam
‘Ntah apa memang perlu
semua siasat itu
Kucuri hirup wangi rambut barumu
Makin cepat kukayuh pedal s’pedaku
Tawamu berhamburan
Raguku pudar
Yakin kupastikan
harapanku berkembar
Terang saja langitku
masih sempat c’rah biru
meski musim kian tak menentu
Indah hari itu
Di dekat danau itu kita berhenti
Berlomba kau dan aku lari ke tepi
Menghempas diri ke udara
‘tuk jatuh lagi
dalam mimpi panjang kita
yang kini s’makin nyata
Terang saja langitku
masih sempat c’rah biru
meski musim kian tak menentu
Indah hari itu
Hotma Roni Simamora: vocals & acoustic guitars.
David Qlintang: electric guitars.
Binsar H Tobing: bass.
Timur Segara: drums.
Perlahan
Perlahan,
seakan s’galanya
menyatu sewarna
langit cakrawala
Perlahan,
sayup-sayup rintih
dan ratap pertiwi
terdengar kembali
Perlahan,
kubaca tatapmu
dan reka bisumu
masih saja ragu
Perlahan,
tertelan Si Raja Merah
Takkan lama senja
lagi berkuasa
Perlahan semua terulang begitu
Waktu b’lum juga memihakku
Mantra, doa jadi sumpah serapah
Perlahan,
rembulan menyuram
belum juga usai
penantian panjang
Perlahan semua terulang begitu
Waktu b’lum juga memihakku
Mantra, doa jadi sumpah serapah
Hotma Roni Simamora: vocals & acoustic guitars.
David Qlintang: electric guitars.
Binsar H Tobing: bass.
Timur Segara: drums.
Keruh
Terhempas
ke tengah hampa belantara tak berbatas
Sejak kapankah kita jauh tersesat
Tak lagi kau tanyakan
Mencari
di dalam gelap semesta tak bertepi
jejak-jejak langkah untuk kembali
punah ditelan hari
Senyapnya malam bergemuruh
di laut batin yang keruh
Segala gelora pudar redup
Hanyut tak berarah
Hanya berserah
Tenggelam
jauh di dalam samudra tak berdasar
sajak-sajak, nyanyian tentang sinar
Senyapnya malam bergemuruh
di laut batin yang keruh
Segala gelora pudar redup
Hanyut tak berarah
Hanya berserah
Melayang
jauh di sudut angkasa tak berbintang
Memohon agar lahir lagi terang
Hotma Roni Simamora: vocals.
David Qlintang: electric guitars.
Binsar H Tobing: bass.
Timur Segara: drums.
Surrender
Life’ll only be crazy as it’s always been
Wake up early, stay up late, having debts
Things won’t be as easy as it often seems
And yet you want me
This cliché’s killing me
Still I need more I need more
This I’ve never thought before
Chi trova un amico, trova un tesoro*
We can look for many other foreign lines to make me survive your love
You said “To the future we surrender.
Let’s just celebrate today, tomorrow’s too far away.
What keeps you waiting to love?
Isn’t this what you’ve been dreaming of?”
Life’s to live and love’s to love
Sundays will be empty as it’s always been
Watching TV, wake up late, playing dead
Mondays won’t be easy with no plans and schemes
Now that you’re still here
The silence shouts it clear
You’re still here
The silence shouts it clear
To the future we surrender
Life’s to live and love’s to love
To the future we surrender
Life’s to live and love’s to love
To the future we surrender
Life’s to live and love’s to love
To the future we surrender
Life’s to live and love’s to love
*one who finds a friend finds a treasure (italian proverb)
Hotma Roni Simamora: vocals & acoustic guitars.
David Qlintang: electric guitars.
Binsar H Tobing: bass.
Timur Segara: drums.
Sementara
Sementara… teduhlah, hatiku
Tidak lagi jauh
Belum saatnya kau jatuh
Sementara… ingat lagi mimpi
Juga janji-janji
Jangan kau ingkari lagi
Percayalah, hati
Lebih dari ini pernah kita lalui
Jangan henti disini
Sementara… lupakanlah rindu
Sadarlah, hatiku
Hanya ada kau dan aku
Dan, sementara… akan kukarang cerita
Tentang mimpi jadi nyata
Untuk asa kita berdua
Percayalah, hati
Lebih dari ini pernah kita lalui
Takkan lagi kita mesti jauh melangkah
Nikmatilah lara
Untuk sementara saja
Hotma Roni Simamora: vocals & acoustic guitars.
David Qlintang: electric guitars.
Binsar H Tobing: bass.
Timur Segara: drums.
Time
Lie down and get lazy
Set all of your senses free
This is the time
Gather all thoughts, let go
Fill up your mind with this flow
This is the time
Tomorrow’s not a day
It’s not yet ours, anyway
Now is our time
It’s time to start, it’s time to stop
It’s time for bright, it’s time for dark
Lie down and get lazy
Set all of your senses free
This is the time
Lie down and get lazy
Set all of your senses free
This is the time
Some things to learn, some to unlearn
Some points to turn, some to return
Gather all thoughts, let go
Fill up your mind with this flow
This is the time
Tomorrow’s not a day
It’s not yet ours, anyway
Now is our time
